Jum'at, 28 April 2017
   EN   

I Info BKIPM

PRODUK PERIKANAN MELALUI BALAI BESAR KARANTINA IKAN, PENGENDALIAN MUTU DAN KEAMANAN HASIL PERIKANAN JAKARTA I

 

        Lalu lintas produk perikanan yang melalui Balai Besar Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Jakarta I pada periode 2015 – 2016 mengalami peningkatan yang signifikan.  Volume ekspor produk perikanan Indonesia mengalami peningkatan yang signifikan sebesar 502,87%, peningkatan volume ekspor tersebut juga diiringi dengan peningkatan volume frekuensi pengiriman produk perikanan ekspor sebesar 21.663 kali pada tahun 2015 dan 30.959 kali pada tahun 2016.

Tiga negara tujuan ekspor dengan volume ekspor terbesar adalah China sebesar 20.719 Ton, United States of America (USA) sebesar 20.152 Ton dan Thailand sebesar 13.533 Ton (Gambar 1). Dampak positif dari peningkatan volume dan frekuensi ekspor adalah peningkatan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar 510,72% (sebagaimana ditunjukkan pada Gambar 3).

Hal ini menandakan bahwa kualitas mutu produk perikanan Indonesia telah mampu memenuhi persyaratan yang diminta oleh negara tujuan. Hal tersebut tidak lepas dari peran serta Balai Besar KIPM Jakarta I yang telah melakukan pengendalian, pengawasan sistem manajemen mutu di Unit Pengolahan Ikan (UPI) milik para eksportir serta pengujian laboratorium terhadap produk perikanan sebagai prasyarat diterbitkannya sertifikat jaminan mutu dan sertifikat kesehatan.

 

Gambar 1. 10 (Sepuluh) Negara Tujuan Ekspor  Produk Perikanan Melalui Balai Besar KIPM Jakarta I dengan Volume Ekspor Terbesar

 

Kegiatan pengawasan dan pengendalian hama penyakit serta mutu produk perikanan tidak hanya dilakukan terhadap lalu lintas ekspor namun juga impor, domestik masuk dan domestik keluar. Gambar 2 menunjukkan bahwa pada periode tahun 2015 s/d  tahun 2016 : (1) volume domestik keluar meningkat sebanyak 83 Ton atau sebesar 10% dan diiringi dengan peningkatan frekuensi dari 13.900 di tahun 2015 menjadi 15.038 di tahun 2016; (2) volume domestik masuk naik sebesar 48 Ton atau sebesar 35,93%, namun terjadi penurunan frekuensi dari 5.600 pada tahun 2015 menjadi 3.588 di tahun 2016; (3) volume impor juga meningkat sebesar 311 Ton atau sebesar 10% dengan penurunan frekuensi dari 2.076 di tahun 2015 menjadi 1.967 di tahun 2016.

PNBP yang dihasilkan dari kegiatan lalu lintas tersebut adalah sebagaimana ditunjukkan pada Gambar 3, yaitu pada periode tahun 2015 – tahun 2016 diperoleh: (1) peningkatan PNPB impor sebesar 597,7%; (2) penurunan PNPB domestik keluar sebesar 49,79% dan (3) peningkatan PNPB domestik masuk sebesar 266,67%.

Gambar 2. Frekuensi&Volume Lalu Lintas Produk Perikanan Melalui Balai Besar KIPM Jakarta I

 

 Peningkatan volume impor yang tidak sejalan dengan peningkatan frekuensinya (mengalami penurunan 5,25%),  impor produk perikanan tersebut digunakan dalam rangka memenuhi kebutuhan penyelenggaraan event-event internasional (pameran, acara kedutaan besar dan sebagainya).

          Pengendalian dan pengawasan hama penyakit ikan dan mutu terhadap produk perikanan impor menjadi tanggung jawab Balai Besar KIPM Jakarta I untuk melindungi dalam rangka melindungi konsumen domestik agar mendapatkan produk konsumsi yang terjamin mutu dan kesehatannya.

Peningkatan frekuensi pengiriman domestik keluar terjadi karena harga produk perikanan di daerah tujuan cukup tinggi namun ketersediaan produk tidak memenuhi kebutuhan sehingga banyak dipasok dari luar daerah tersebut.

 Gambar 3.  PNBP Lalu Lintas Produk Perikanan Melalui Balai Besar KIPM Jakarta I

 

        Mencermati lalulintas produk perikanan yang melalui Balai Besar Karantina Ikan,  Pengendalian  Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Jakarta I , dapat disimpulkan  :

  • Volume ekspor produk perikanan dari Indonesia mengalami peningkatan yang signifikan (502,87%) dalam kurun waktu 1 (satu) tahun terakhir ini (Tahun 2015 – 2016), hal ini menandakan bahwa kulaitas /mutu produk perikanan dari Indonesia sesuai yang dipersyaratkan oleh negara tujuan.
  • Keberterimaan produk perikanan Indonesia keluar negeri, tidak lepas dari peran serta BKIPM ( Balai Besar KIPM Jakarta I ) dalam melakukan pengawasan, pengendalian sistem manajemen mutu yang ada di UPI milik eksportir serta pengujian laboratorium terhadap mutu hasil perikanan sebagai syarat terbitkannya sertifikat jaminan mutu produk perikanan berupa sertifikat kesehatan
  • Peningkatan volume juga terjadi pada impor produk perikanan sebesar 10 % tahun 2016, dibandingkan pada tahun 2015, dalam hal ini Balai Besar KIPM Jakarta I dituntut berperan penting dalam rangka melindungi keamanan warga negara yang mengkonsumsi produk impor tersebut untuk melindungi sumberdaya hayati perikanan yang ada di Indonesia dari masuk dan tersebarnya HPIK/HPI tertentu dari luar negeri yang kemungkinan terbawa bersama produk perikanan yang diimpor dari jenis-jenis invasive alien species.
  •         Ada beberapa rekomendasi yang perlu diperhatikan agar jaminan kesehatan ikan dan mutu yang dilakukan oleh Balai Besar KIPM Jakarta I tetap dipercaya dan diterima oleh pihak otoritas kompoten dan buyer dari luar negeri terhadap produk perikanan Indonesia sehingga diharapkan ekspor produk perikanan tetap bahkan lebih meningkat  lagi volume produk perikanan ekpor dikemudian hari , antara lain :

    • Peningkatan pengawasan dan pengendalian system jaminan mutu dan  ikan kepada UPI/UUPI agar tetap konsisten dan berkelanjutan dalam menerapkan system jaminan mutu dan ikan pada setiap tahapan proses produksinya. Beberapa kegiatan yang dapat dilakukan diantaranya adalah :

    a.    Pelaksanaan inspeksi dan surveilen oleh Inspektur Mutu dan Inspektur Karantina Ikan  terhadap implementasi HACCP/ CKIB;

    b. Pemberian sanksi yang tegas terhadap UPI/UUPI yang tidak menjalankan system jaminan mutu dan ikan dalam proses produksi.

    • Peremajaan atau pembelian peralatan laboratorium dengan teknologi mutakhir;
    • Penyediaan bahan pengujian secara tepat waktu, tepat jumlah dan tepat kualitas;
    • Peningkatan kompetensi petugas dan analis laboratorium Balai Besar KIPM Jakarta I.


     

    Komentar




    Search