Selasa, 12 Desember 2017
   EN   

I Info BKIPM

BKIPM BANJARMASIN MENGGAGALKAN PENGIRIMAN KEPITING BERTELUR

Pada Hari Sabtu Tanggal 04 Maret 2017, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Balai KIPM Kelas II Banjarmasin berhasil menggagalkan upaya pengiriman kepiting yang dalam kondisi bertelur.

Kepiting bertelur yang digagalkan pengirimannya melalui Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin merupakan hasil sidak (inspeksi mendadak) oleh petugas karantina ikan yang telah berkoordinasi oleh kasie Pengawasan, pengendalian dan informasi atau sebagai penyidik pegawai negeri sipil di lingkup Balai KIPM Kelas II Banjarmasin

 

Setelah dilakukan pencatatan jumlah, jenis dan kondisinya, ditemukan kepiting bertelur sebanyak 121 ekor terdiri dari 90 ekor dengan pelaku usaha berinisial MN  dan AG sebanyak 31 ekor.

 

Kepala Balai (Bpk. Hasim) mengimbau khususnya masyarakat perikanan baik nelayan penangkap maupun para pengusaha perikanan untuk dapat mematuhi aturan yg termuat Permen KP Nomor 56 Tahun 2016 tentang penangkapan Lobster, Kepiting dan Rajungan yang merupakan hasil revisi Permen KP Nomor 1 Tahun 2015.

Pada Permen KP Nomor 56 Tahun 2016 mengatur, kepiting undersize atau dibawah ukuran 200 gram atau ukuran karapas kurang dari 15 sentimeter dilarang untuk ditangkap dan diperdagangkan.

Periode 15 Desember 2016 sampai 5 Febuari 2017, kepiting telur ukuran diatas 200 gram boleh ditangkap dan diperdagangkan. Periode 6 Februari sampai 14 Desember 2017 kepiting bertelur tidak boleh ditangkap dan diperdagangkan.

Komentar




Search